Sabtu, 10 Mei 2008
Referendum Birma di tengah krisis
| Diperbaharui pada: 10 Mei, 2008 - Published 09:28 GMT |
| | |
| Bantuan mulai mengalir masuk, tapi pekerja bantuan belum |
Pemberian suara tengah berlangsung di sebagian besar wilayah negara tersebut, meski ditangguhkan di beberapa kawasan yang merasakan dampak paling parah, termasuk kota Rangoon.
Pencoblosan berlangsung di tengah kecaman internasional yang memuncak terhadap rezim militer Birma atas cara para jenderal menanggapai krisis pasca topan.
Mereka mengatakan, mereka akan menyambut bantuan asing, tapi tidak akan menerima pekerja bantuan asing.
PBB khawatir jumlah korban topan Nargis hari Sabtu lalu mungkin mencapai 100.000.
Referendum ditangguhkan selama dua pekan di Rangoon, kota utama Birma, dan kawasan delta Irrawaddy, yang mengalami kedahsyatan Badai Nargis.
Para jenderal yang berkuasa mengatakan, referendum akan membuka jalan bagi pemilihan demokratis pada 2010, sedangkan oposisi mengatakan referendum itu justru dimaksudkan untuk memperketat cengkeram kekuasan para jenderal.
Para wartawan mengatakan, banyak warga di Birma bersikap sinis terhadap pemungutan suara ini.
"Mereka mencatat nama dan nomor KTP anda. Jadi, mereka tahu apakah anda memberikan suara setuju atau menolak," kata seorang pengusaha kepada kantor berita Reuters.
Melaporkan referendum dari Hlegu, 48km utara Rangoon, kantor berita Associated Press mengatakan, jumlah warga yang mencoblos tidak begitu besar.
Seorang pemilih, pensiunan tentara Nyo Aye, mengatakan, dia memberikan suara setuju meski belum membaca isi konstitusi.
"Pemerintah tidak akan melakukan apa pun yang tidak patut atau jelek bagi negara ini," kata pria berusia 65 tahun tersebut.
Diisolasi
Para jenderal Birma dikecam atas cara mereka menangani krisis akibat topan Nargis, yang menurut catatan resmi menelan 23.335 korban jiwa dan menyebabkan 37.019 orang hilang.
| | |
| Masih banyak warga Birma belum menerima bantu |
Kelompok-kelompok yang terlibat dalam unjukrasa pro-demokrasi tahun lalu menuduh junta Birma berkonsentrasi pada "referendum konstitusi puran-pura", bukannya "mencurahkan seluruh sumber daya untuk menyelamatkan nyawa" para korban badai.
PBB mengeluarkan permogonan bantuan senilai $187 juta.
Pada hari Jumat, Sekjen PBB Ban Ki-moon memperingatkan soal dampak "malapetaka" jika Birma tetaop melarang sebagian besar pekerja bantuan asing dari upaya pertolongan topan.
Ban juga yang telah berada di lapangan mengatakan, mereka telah berbuat semampu mereka, tapi merasa frustrasi oleh keenganan pemerintah untuk mengizinkan tim bantuan internasional ke negara tersebut dan kengototan rezim militer untuk membagikan sendiri bantuan.
PBB yakin sebanyak 1,5 juta warga mungkin terkena dampak Badai Nargis,
yang menerjang 3 Meil, dan banyak pihak mengatakan, Birma tidak memiliki kemampuan untuk mengatasi dampak tanpa bantuan pihak luar.
Dua wartawan BBC yang pergi ke Delta Irrawaddy mengatakan, puluhan ribu jasad bergelimpangan di bentangan wilayah tersebut dan banyak rumah roboh dan pohon-pohon tumbang.
Mereka mengatakan, penyakit seperti disentri sudah mulai berjangkit, dan kedati bantuan telah tiba di Birma, upaya bantuan masih belum bisa mengimbangi skala bencana.
Program Pangan Dunia (WFP) mengatakan tengah berunding dengan pemerintah Birma setelah berton-ton bantuan yang diterbtangkan badan PBB itu ke Birma ditahan oleh pihak berwenang militer yang ingin mengendalikan distribusi bantuan.
PBB mengancam akan menghentikan penerbangan bantuan, tapi belakangan menyatakan mereka akan melanjutkan lagi pada hari Sabtu sementara perundingan berlanjut.
Duta besar Birma di PBB, Kyaw Tint Swe, mengatakan, negaranya siap menerima bantuan dari mana pun.
Dia mengatakan, penerbangan bantuan pertama Amerika diperkirakan akan tiba hari Senin.
Bantuan lain diterbangkan dari dari sekutu-sekutu Birma, seperti Cina dan Thailand.
Jumat, 02 Mei 2008
BBC temukan celah Fasebook
| Spencer Kelly |
| | |
| Berjuta orang menggunakan jasa Facebook |
Situs internet jejaring sosial yang populer ini memungkinkan para pengguna menambahkan beragam program aplikasi ke profil mereka.
Namun, program jahat, yang disamarkan sebagai aplikasi tak berbahaya, mungkin bisa menghimpun data pribadi.
Facebook mengatakan, pengguna sebaiknya berhati-hati ketika menambahkan aplikasi. Program yang melanggar ketentuan akan ditarik, kata pengelola jejaring sosial tersebut.
Facebook digemari banyak orang saat ini. Jejaring ini memungkinkan orang saling berhubungan, menerbitkan foto, dan berbagai game dan kuiz sederhana.
Dan, situs yang sama juga memungkinkan anda menyimpan rincian dari para pengguna lain. Atau setidaknya itulah implikasi yang dikehendaki.
Mencuri rincian
Tim program BBC Click telah menemukan cara untuk mencuri rincian pribadi orang dan temannya di Facebook tanpa sepengetahuan mereka.
| | |
| Ada banyak aplikasi tersedia bagi pengguna Facebook |
Tim BBC membuat profil fiktif Bob Smith. Dia menyimpan dan merahasiakan sebagian besar rincian pribadi mengenai profilnya dari orang-orang yang bukan temannya di Facebook.
Meski tim tidak bisa mendapatkan seluruh rincian, ditil yang benar-benar diperoleh, termasuk namanya, kota asal, sekolah, minat dan foto, tentu membantu kami untuk mencuri identitas seseroang.
Dengan memanfaatkan sepasang laptop dan bantu penyusun kode aplikasi, tim BBC menciptakan aplikasi khusus untuk para pengguna Facebook atau Facebookers.
Salah satu alasan Facebook menjadi begitu cepat populer adalah koleksi aplikasi yang bisa ditambahkan oleh pengguna ke profil mereka.
Ada ribuan game, kuiz, dan tes IQ sederhana tersedia bagi mereka. Dan, begitu pengguna menambahkan suatu aplikasi, teman-temannya akan terdorong untuk ikut menambahkan.
Siapa pun yang memiliki pemahaman dasar pemrograman web bisa menulis aplikasi.
Menambang data
Tim BBC merancang aplikasi penghimpun data (datang mining) yang jahat dengan nama Miner, yang jika dikehendaki, bisa menyamar sebagai game, uji kecerdasan, kelakar dan semacamnya.
| | |
| Facebook menjadi medan komunikasi bagi banyak kalangan |
Program itu bisa dibuat dalam waktu kurang dari tiga jam.
Namun, seperti apa pun tampaknya program, di latar belakang, aplikasi itu bisa menghimpun rincian pribadi, dan para pengguna lain yang termasuk teman-teman dan mengirimkan ditil-ditil tadi melalui e-mail keluar dari Facebook kepada tim.
Ketika anda menambahkan aplikasi, kecuali anda memilih membatasinya, program itu diberi akses ke sebagian besar informasi dalam profil anda. Dan, itu termasuk informasi yang anda punya mengenai teman-teman anda sekalipun mereka menyangka mereka telah memilih security setting yang ketat.
Saat ini, banyak aplikasi memang memerlukan akses ke ditil anda agar bisa berfungsi sebagaimana mestinya.
Namu, tim BBC menyatakan tidak tahu aplikasi tertentu yang menyalahgunakan ditil informasi pengguna Facebook, selain program yang diciptakan tim tersebut.
Namun, fakta bahwa tim bisa menciptakan aplikasinya dengan mudah merisaukan banyak orang. Orang tidak perlu memiliki program seperti itu untuk menjadi korban. Orang bisa menjadi korban jika dia mempunyai teman yang memiliki program semacam itu.
Mengingat aplikasi tersebut dijalankan di server pihak ketiga, bukannya oleh Facebook, sulit bagi perusahaan itu untuk mengecek apa yang terjadi, apakah program itu telah berubah, dan berapa lama aplikasi itu menyimpan data dan data itu dipergunakan untuk apa.
Meski ketentuan dan syarat yang diberlakukan Facebook memuat peringatan bahwa keadaan itu secara teoretis mungkin terjadi, dan menawarkan pilihan untuk menghalangi aplikasi untuk mengakses ditil anda, banyak game dan kuiz tidak akan berfungsi jika pilihan ini digunakan.
'Bertindak naif'
Pertanyaannya kini apakah Facebook telah bertindak cukup untuk melindungi para penggunanya dari pencurian identitas.
| | |
| Ada kekhawatiran soal informasi pribadi pengguna Facebook |
Paul Docherty adalah direktur teknis pada Portcullis Security, perusahaan yang menjadi penasihat pemerintah beberapa negara soal computer security, termasuk pemerintah Inggris.
Dia mengatakan kepada BBC, dia yakin ketentuan dan syarat Facebook yang tercantum di situs itu menandakan Facebook telah melindungi diri secara hukum dari tanggungjawab.
Namun, dia menambahkan: "Secara moral, Facebook telah bertindak naif."
| Paul Docherty Portcullis Security |
Menurut Docherty: "Facebook perlu mengubah default setting-nya dan memperketat security."
Dia yakin sulit untuk mengamankan sistem yang ada saat ini, sebab ada begitu banyak aplikasi pihak ketiga yang beredar saat ini.
Saat menanggapi pertanyaan tim investigasi BBC, Facebook mengatakan, situs itu memiliki tim penyelidik yang mengawasi situs tersebut, dan menarik aplikasi yang melenggar ketentuan, dan itu termasuk aplikasi seperti Miner.
Facebooks juga menasihati pengguna agar menempuh langkah kehati-hatian seperti saat men-download software dari aplikasi Facebook yang mereka men-download software di komputer mereka.
Berbeda
Ini semua terjadi pada bulan saingan Facebook, MySpace membuka application platform-nya.
| | |
| MySpace menawarkan jasa jejaring sosial lain di internet |
Namun, MySpace menangani aplikasi dengan cara berbeda. Di sini, semua aplikasi dioperasikan di server MySpace sendiri, sehingga pengelola situs itu bisa melihat gerak-gerik aplikasi.
MySpace juga secara manual memeriksa aplikasi yang di-upload dan memeriksa ulang aplikasi tersebut jika penciptanya berniat mengubah kodenya. Tim BBC tidak bisa menimbulkan ancaman yang sama terhadap security pengguna yang memakai sistem MySpace.
Tampak jelas bahwa securitu setting Facebook tidak memadai untuk melindungi rincian informasi pribadi pengguna, dan teman-teman si pengguna.




